Kelas : LA51
Kelompok : 4
Dosen : Arcadius Benawa - D2840
Hari/ tanggal : Senin, 17 April 2017
Waktu : 11.30 - 16.00 (4 jam 30 menit)
Lokasi : Panti Sosial Tresna Wedha Budi Mulia 2
Tim yang hadir
Ketua: Fernando Sandjaya - 1 901459384
Anggota
1. Fanuel - 1901455884
2. Angeline - 1901456672
3. Excel Coananda - 1901460493
4. Livandy - 1901462864
Setelah kami selesai melakukan keliling panti sosial, pada pukul 08:00 hingga pukul 11:30 kami melakukan kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini dilakukan atas kemauan kami agar kami dapat mendengarkan cerita para lansia dan kami juga bercerita mengenai keseharian kami sebagai pelajar. Lansia disini bercerita tentang bagaimana kesehariannya disini diisi dengan kegiatan, dan beberapa lansia juga menuangkan rasa kesepiannya terhadap sanak keluarganya. Kami selaku pelajar bersimpati juga terhadap keadaan lansia, namun kami juga tetap menyemangati mereka agar mereka nyaman tinggal di panti sosial. Lansia yang berada di panti sosial bercerita mnegenai kenyamanan mereka disini, mereka mendapatkan makanan 3 kali sehari, mereka diurus kebersihannya, dan mereka juga mengenal satu sama lain sesama lansia.
2. Kurangnya ketersediaan pompa air panas yang biasa digunakan saat mandi pagi maupun sore. Kekurangan pompa ini berakibat pada kurangnya shower air yang mengeluarkan air panas. Maka dari itu, kelompok kami dan kelompok kelas LB61 mengupulkan dana yang akan digunakan untuk menyumbang dalam membeli pompa air panas bagi para lansia. Berikut lampiran foto hasil pembelian pompa air yang dibeli oleh pihak panti setelah kami melakukan kegiatan sosial pada tanggal 20/4/2017
1. Fanuel - 1901455884
2. Angeline - 1901456672
3. Excel Coananda - 1901460493
4. Livandy - 1901462864
Setelah kami selesai melakukan keliling panti sosial, pada pukul 08:00 hingga pukul 11:30 kami melakukan kegiatan sosialisasi. Kegiatan ini dilakukan atas kemauan kami agar kami dapat mendengarkan cerita para lansia dan kami juga bercerita mengenai keseharian kami sebagai pelajar. Lansia disini bercerita tentang bagaimana kesehariannya disini diisi dengan kegiatan, dan beberapa lansia juga menuangkan rasa kesepiannya terhadap sanak keluarganya. Kami selaku pelajar bersimpati juga terhadap keadaan lansia, namun kami juga tetap menyemangati mereka agar mereka nyaman tinggal di panti sosial. Lansia yang berada di panti sosial bercerita mnegenai kenyamanan mereka disini, mereka mendapatkan makanan 3 kali sehari, mereka diurus kebersihannya, dan mereka juga mengenal satu sama lain sesama lansia.
Setelah kami melakukan kegiatan sosialisasi
dengan para lansia pukul 12:00 kami dan para lansia melakukan kegiatan makan
siang. Kami makan siang secara terpisah dengan lansia kelompok kami makan di
halaman panti sosial sedangkan para lansia makan di wisma masing masing, ini
dikarenakan pihak panti memberikan kepercayaan kepada siswa/I akademi
keperawatan yang sedang berlatih mengasuh para lansia.
Setelah selesai makan siang sekitar pukul 13:00
beberapa lansia yang beragama Islam melakukan kegiatan membaca Alquran. Para
lansia yang melakukan kegiatan baca alquran akan dites kemampuan membaca
alquran-nya oleh pengajar dari luar panti. Beberapa lansia yang beragama
non-Islam memilih untuk beristirahat di tempat tidur, ada juga beberapa lansia
yang berjalan-jalan di taman selagi menunggu kegiatan selanjutnya.
Lansia
yang menunggu di kamar tidurnya kami ajak bicara agar mereka tidak merasa bosan
selagi menunggu kegiatan selesai. Beberapa lansia bercerita bahwa kegiatan
keagamaan lain seperti agama Kristen atau katolik dilakukan dihari lain
bertempat di aula utama panti sosial. Pada akhir minggu, para lansia yang
beragama Kristen dan katolik dijemput oleh bus yang mengantarkan mereka ke
gereja diluar panti.
Setelah itu kami mengunjungi tempat dimana para
lansia membuat sebuah kerajinan tangan pada pukul 14:00. Disana kami melihat
beberapa lansia pria maupun wanita sedang membuat kerajinan tangan berupa
pengeset kaki(keset), kami hadir juga untuk memberi semangat terhadap para
lansia tersebut karena kami mengetahui betapa pentingnya sebuah dukungan kecil
terhadap mereka, kami berharap mereka akan terus berkarya dan tidak mengenal
usia, dan kamipun ikut mencoba dalam hal membuat keset.
Selain
membuat keset, ternyata para lansia juga dapat membuat batik, celana kain, dll.
Hasil dari kegiatan tersebut akan dijual dan uangnya digunakan untuk para
lansia melakukan belanja(jajan).
Setelah melihat kerajinan tangan yang dibuat
para lansia, pukul 15:00 kelompok kami dan kelompok dari LB61 membagikan snack
berupa donat dan kue bolu yang sudah kami bawa dari rumah. Snack ini kami
berikan sebagai tanda kepedulian kami. Bolu yang kami bagikan adalah untuk
wisma B yaitu untuk lansia wanita, sementara donat dibagikan untuk wisma A
yaitu lansia pria.
Setelah kami setelah kami selesai membagikan
donat dan bolu yang telah kami beli. Pukul 16:00 kami kembali ke kantor panti
sosial untuk bertemu ibu Yuli, dan melaporkan segala kegiatan yang telah kami
lakukan, karena ibu Yuli meminta kami untuk memberikan saran dan kritik untuk
meningkatkan pelayanan panti sosial terhadap para lansia kedepannya. Hal hal
yang kami sarankan untuk kemajuan panti sosial ini adalah sebagai berikut:
1. Beberapa
lansia di wisma A yaitu lansia pria, mengeluh atas keterlambatan kegiatan
terapi yang seharusnya dilakukan. Sebaiknya panti sosial lebih meningkatkan
kecepatan dan ketepatan kegiatan yang penting bagi lansia.
2. Kurangnya ketersediaan pompa air panas yang biasa digunakan saat mandi pagi maupun sore. Kekurangan pompa ini berakibat pada kurangnya shower air yang mengeluarkan air panas. Maka dari itu, kelompok kami dan kelompok kelas LB61 mengupulkan dana yang akan digunakan untuk menyumbang dalam membeli pompa air panas bagi para lansia. Berikut lampiran foto hasil pembelian pompa air yang dibeli oleh pihak panti setelah kami melakukan kegiatan sosial pada tanggal 20/4/2017
Setelah kami melakukan laporan dan berbincang
cukup lama dengan ibu Yuli, kami menyerahkan dana yang kami kumpulkan sebesar
Rp. 450.000 yang akan digunakan untuk pembelian pompa air terhadap panti
sosial. Kami sangat senang dapat berpatisipasi dalam hal ini, karena itu
membuat kami menyadari betapa pentingnya sebuah pertolongan sekecil ini dapat
sangat membantu para lansia dalam melakukan kegiatan sehari-harinya, kami turut
senang karena kami dapat menolong dan menemani para lansia untuk kegiatan
sehari-harinya, dengan itu kami mendapatkan banyak pembelajaran tentang sebuah
kehidupan. Kami juga berharap setelah kegiatan ini, kami juga bisa lebih
menyanyangi dan lebih memberikan kasih sayang terhadap anggota keluarga,
terutama kakek dan nenek yang sangat membutuhkan bantuan kita untuk melakukan
kegiatannya sehari-hari. Kami juga berharap dengan membuat blog ini, semua
orang dapat membaca isi dan makna dari kegiatan yang kita lakukan di dalam
panti sosial Tresna Werdha 2.


























